#Preview Story...
Sesuai dengan janji ku, aku datang kembali keruhmanya dan kudapatkan sesosok gadis cantik dan manis sedang duduk dihalaman ruhmanya dan itu adalah dia....
Aku tersenyum tersipu malu melihat kecantikan diwajah manis dia yang semakin hari semakin membuat ku tergila gila karena dirinya....
Ketika aku sedang bernyanyi, dia mengahampiri dan tanpa sadar dia ikut bernyanyi bersama ku...
Sungguh hatiku senang bertatapan muka sedekat ini dengannya dan hatiku begitu teduh ketika dia sedang bernyanyi...
Sungguh suara yang begitu indah keluar dari mulutnya....
Kami begitu menikmati pada saat itu...
#Back to Story
Setelah kami bernyanyi, ku beranikan diriku untuk menyapa dan berkenalan dengan dia. Sungguh konflik yang ku alami pada saat itu...
Akhirnya ku keluarkan sepatah kata yang pertama "Suaramu begitu indah dan merdu. Siapa nama mu??" Sungguh gugup ketika aku memuji dirinya dan mengajak berkenalan dengan dirinya...
Dia pun menjawab "Ohh ya sungguh?? Terima kasih kau telah memuji suara ku ini. nama ku Anya, dan nama mu siapa??" Anya tersenyum tersipu malu pada saat itu, sungguh lucu ketika aku melihat Anya seperti itu...
ANYA?? sebuah nama yang tidak sulit untuk aku ingat...
ANYA?? sebuah nama yang tidak sulit untuk aku ingat...
Dan aku berkata "Nama ku Andi. Sama sama Anya. Ohh iya Anya, Apakah aku boleh datang kembali esok hari?? Aku ingin bernyanyi lagi bersamamu. Apakah kamu mengizinkan aku??"
Dan dia pun berkata "Ohh tentu saja, datanglah kembali esok hari. Aku senang jika kau ingin datang dan bernyanyi bersama ku kembali". Anya pun tersenyum dan penuh antusias pada saat itu...
Aku berkata "Terima kasih Anya. Oh ya aku harus segera pulang karena hari sudah sore".
Anya berkata "Ohh tentu saja Andi. Hati hati dijalan ya Andi".
Saat itu Anya melambaikan tangannya kepada ku, ku lambaikan tangan ku kembali penuh dengan semangat dan sebuah senyuman untuknya....
Entah, apakah Anya tau aku lambaikan tangan ku dan sebuah senyuman untuk dirinya??
Disaat itu aku hanya bisa tersenyum saat meninggalkan dirinya...
Andai dia dapat mendengar dan tau apa yang ku rasa pada saat itu..
Aku ingin, Anya bisa melihat aku tersenyum untuknya ketika saat berpisah seperti ini....
Aku ingin, Anya bisa merasakan sebuah kebahagiaan saat bersamanya pada saat itu...
Sungguh perasaan yang amat kecewa, kesal karena Anya tidak bisa melihat ku tersenyum ketika aku bernyanyi bersamanya...
Apalah daya ku, aku hanyalah manusia biasa yang tidak bisa berbuat apa apa...
Keesokan harinya aku datang kembali sesuai janji ku kepada Anya, yaitu gadis yang saat ini hinggap dihatiku..
Aku kembali bernyanyi bersama Anya...
Dan aku takkan pernah putus berharap pada saat itu...
Hati kecil ku berkata "Tuhan tolonglah aku, hanya ini caranya agar Anya dapat mendengarkan aku. Mendengarkan isi hatiku kepadanya dengan setiap lagu-lagu yang aku mainkan untuknya..
Dengan cara itu aku sampaikan isi hatiku kepadanya, agar Anya dapat mendengarkan dan merasakan apa yang kurasa ketika bersama Anya tuhan"....
Hari demi hari ku lewati hari yang indah bersama Anya...
Aku sangat senang bisa bersama Anya setiap hari...
Berada disampingnya, sungguh membuat hati ini teduh karenanya...
Belum pernah aku merasakan perasaan yang amat mendalam kepada seorang gadis, apa lagi gadis ini adalah seorang gadis buta...
Takkan aku tinggalkan Anya sendirian, ini adalah janji ku...
Tetapi...
Terjadi sesuatu hal dimana aku harus meninggalkan Anya untuk waktu yang sementara...
Jujur, aku tak mau meninggalkan Anya...
Tapi aku harus meninggalkan Anya...
Tuhan mengapa ini harus terjadi???
Tolong jaga Anya tuhan selama aku pergi meninggalkan dirinya...
Disaat aku meninggalkan Anya...
Perasaan aku tidak tenang, aku terus memikirkan Anya...
Hanya ada nama Anya di otak ku...
Ya hanya nama Anya di otak ku...
Pasti saat ini Anya mencariku...
Ini salah ku, karena aku tidak berpamitan dengan Anya...
Argggghhhhhhh ini salah ku....
Sungguh berkecamuk perasaan ku pada saat itu...
Aku hanya bisa berharap, semua urusan aku ini cepat selesai agar aku bisa menemani Anya kembali seperti biasa yang aku lakukan ketika bersama Anya...
Hari demi hari terus berganti...
Aku datang kembali kerumah Anya untuk menemui Anya...
Selama diperjalanan kerumah Anya, aku memikirkan canda dan tawa ketika aku bersama Anya...
Aku rindu dengan senyum manisnya Anya...
Aku sudah tak sabar menantikan moment yang sangat indah ketika aku sesampainya dirumah Anya...
Dan tak lupa aku membawakan sebuah rangkaian bunga mawar merah yang amat cantik untuk Anya...
Anya sangat suka sekali dengan buanga mawar merah...
Tapi...
Apa yang kudapatkan setelah aku datang ke rumahnya...
Aku diberi tahu oleh seorang wanita paruh baya itu, bahwa Anya masuk kerumah sakit...
Aku begitu terkejut dan sedih ketika aku mendengar kabar yang tidak mengenakan hati ini...
Dan aku pun menjatuhkan rangakaian bunga mawar merah untuk Anya tanpa sadar...
Muncul perasaan yang amat menyesal didiri ini...
Rasa emosi sangat berkecamuk pada saat itu...
Ingin rasanya aku berteriak, meneteskan air mata ini...
Sungguh bodoh... Bodoh... Bodoh... Bodoh.....
Sekitika pertanyaan yang amat mengganjal diotakku keluar dan berkeliling memutari otakku..
Ada apa dengan Anya??
Aku bertanya kepada wanita paruh baya itu, dimana Anya dirawat??
Tapi dia tidak mau mengatakannya kepada ku...
Sungguh amat ku sesali ini...
Tambah rasa bersalah ku kepada Anya...
Akhirnya dengan amat berat hati, kuputuskan untuk kembali esok hari...
Sungguh berat kaki ini untuk melangkah meninggalkan rumah Anya...
Sesuai dengan janjiku, hari ini aku datang kembali kerumah Anya...
Dan kudaptakan kembali, disana tidak ada sosok Anya sama sekali dirumah itu...
Sungguh hatiku sangat sakit karena tidak ada sosok Anya, gadis yang amat aku cintai dan ku sayangi...
Aku sangat merindukan Anya..
Sebelum aku meninggalkan rumah Anya, sesekali aku menengok kearah belakang...
Mendengar suara teriakan dari Anya dan tersenyum kearah ku...
Tapi itu hanyalah sebuah ilusi belaka...
Hari demi hari, bulan demi bulan...
Tidak satu pun kabar yang aku ketahui dari Anya...
Dimana Anya?? Menapa Anya menghilang bagaikan ditelan bumi??
Tidak satu pun kabar yang aku ketahui dari Anya...
Dimana Anya?? Menapa Anya menghilang bagaikan ditelan bumi??
Dimana sosok Anya tuhan?? Dimana gadis yang amat kucintai kini tuhan?? Dimana sekarang dia berada??
Apa dia marah karena aku tidak memberi kabar kepadanya terlebih dahulu sebelum aku pergi??
Apa dia tidak mau mendengarkan aku bernyanyi lagi??
Sungguh pertanyaan pertanyaan yang amat bodoh keluar dari otak ku...
Aku marah, aku sedih, aku kesal karena kehilangan sosok Anya dalam hidup ku...
Gadis yang amat aku cintai dan ku sayangi...
Aku sanagat rindu tawa, candadan suaranya tuhan...
Dimana Anya saat ini tuhan??
Tak lama...
Wanita paruh baya itu menghampiriku dan berkata "Lupakanlah Anya"...
Spontan aku terkejut mendengar perkataan wanita paruh baya itu...
Belum selesai aku menoleh dan bertanya kepada wanita paruh baya itu, Seketika wanita paruh baya itu menghilang lenyap dari pandangan ku...
Tanpa ada perkataan lagi, tak terasa aku meneteskan air mataku...
Kini air mata telah membasahi pipi ku...
Penuh kekesalan, penyesalan yang amat mendalam didalam diri ini...
Tak seharusnya aku meninggalakan Anya pada saat itu..
Sungguh aku begitu bodoh telah meninggalkan Anya..
Mungkin, jika aku tidak menginggalkan Anya. Kejadian ini tidak mungkin terjadi...
Tapi pada saat itu??
Aaaarrrrgggggghhhhhhhhhh......
Dengan penuh kekesalan dalam hatiku saat ini..
Berat hati, aku meninggalkan tempat ini..
Sungguh sulit untuk melangkah meninggalkan tempat ini...
Pupus sudah harapan ku bersama Anya..
Selangkah lagi aku bisa bersama Anya...
Tapi ku hancurkan itu semua ditangan ku sendiri...
Takkan kuliaht lagi tawa, canda dan senyuman yang manis dari Anya..
Takkan kudengar lagi suara yang indah dari mulut Anya..
Dan tak ada lagi yang mendengarkan aku..
Ku simpan sosok Anya didalam hati kecil ku...
Takkan pernah ku lupakan sosok Anya didalam ingatan ku...
Karena Anya adalah gadis yang mengajarkan ku betapa butuhnya sebuah ketulusan cinta...
Baik itu fisik sempurna atau tidak...
Apa dia marah karena aku tidak memberi kabar kepadanya terlebih dahulu sebelum aku pergi??
Apa dia tidak mau mendengarkan aku bernyanyi lagi??
Sungguh pertanyaan pertanyaan yang amat bodoh keluar dari otak ku...
Aku marah, aku sedih, aku kesal karena kehilangan sosok Anya dalam hidup ku...
Gadis yang amat aku cintai dan ku sayangi...
Aku sanagat rindu tawa, candadan suaranya tuhan...
Dimana Anya saat ini tuhan??
Tak lama...
Wanita paruh baya itu menghampiriku dan berkata "Lupakanlah Anya"...
Spontan aku terkejut mendengar perkataan wanita paruh baya itu...
Belum selesai aku menoleh dan bertanya kepada wanita paruh baya itu, Seketika wanita paruh baya itu menghilang lenyap dari pandangan ku...
Tanpa ada perkataan lagi, tak terasa aku meneteskan air mataku...
Kini air mata telah membasahi pipi ku...
Penuh kekesalan, penyesalan yang amat mendalam didalam diri ini...
Tak seharusnya aku meninggalakan Anya pada saat itu..
Sungguh aku begitu bodoh telah meninggalkan Anya..
Mungkin, jika aku tidak menginggalkan Anya. Kejadian ini tidak mungkin terjadi...
Tapi pada saat itu??
Aaaarrrrgggggghhhhhhhhhh......
Dengan penuh kekesalan dalam hatiku saat ini..
Berat hati, aku meninggalkan tempat ini..
Sungguh sulit untuk melangkah meninggalkan tempat ini...
Pupus sudah harapan ku bersama Anya..
Selangkah lagi aku bisa bersama Anya...
Tapi ku hancurkan itu semua ditangan ku sendiri...
Takkan kuliaht lagi tawa, canda dan senyuman yang manis dari Anya..
Takkan kudengar lagi suara yang indah dari mulut Anya..
Dan tak ada lagi yang mendengarkan aku..
Ku simpan sosok Anya didalam hati kecil ku...
Takkan pernah ku lupakan sosok Anya didalam ingatan ku...
Karena Anya adalah gadis yang mengajarkan ku betapa butuhnya sebuah ketulusan cinta...
Baik itu fisik sempurna atau tidak...
.jpg)
keren jaaaaaaaaaaaaayyyy!!!!
BalasHapusharus ada part 3 nyaa!!!
secepatnyaa okeeey ;D
hahahaha iya ini mau proses tpi tunggu ya soalnya kan mau TPP ci -___-
BalasHapus